Sinopsis Nakusha Episode 174 part 1 Diana
Datta memperingatkan Digu dan Sanjhana untuk menjauh darinya dan Naku.
Kemudian, para penjaga (yang dipanggil oleh Sanjhana) datang dan melihat Datta.
mereka berkata kalau dia seperti seorang bhagwan untuk mereka, membantu mereka banyak sehingga mereka tidak Ingin mengusirnya dari rumah sakit dan meminta dia untuk pergi.
Dia tidak ingin pergi karena dia khawatir dengan kondisi Naku saat itu kaka datang dan meyakinkannya kalau dia baik-baik saja dan keduanya pergi.
Baaji dan Kishore kembali ke patilniwas dan Aai sedikit pulih.
Dia bertanya kepada mereka apakah mereka bisa mengetahui kebenaran saat itu Baaji berkata kalau Indumathi memang putrinya.
Mendengar ini, kala marah dan
berteriak kalau satu akte kelahiran tidak dapat mengubah takdirnya, tentang Identitas dan kehidupan bertahun-tahun yang sudah dia jalani.
Kembali ke rumah sakit, Diggu bertanya tentang kondisi Naku saat itu dokter meyakinkannya kalau dia baik-baik saja dan tidak perlu khawatir.
Sanjhana mendengar ini dan menjadi kesal.
Dia bertanya kepada Digu mengapa dia sangat memperhatikan Naku bukankah yang dia inginkan hanyalah balas dendam.
Diggu mengatakan dia ingin datta dan naku menderita setiap hari jika tidak dia akan mengakhiri hidup mereka dan menghabiskannya tapi jika Naku tidak sehat dan terbaring di tempat tidur, bagaimana mereka akan balas dendam.
Sanjhana terlihat yakin dan berkata kalau saudaraku menginginkan agar kita menjadi mitra bisnis dan mitra kehidupan dan dia ingin agar kita segera bertunangan.
Diggu berkata kalau ia membutuhkan lebih banyak waktu untuk keluar dari masa lalunya dan kemudian aku bisa memulai kehidupan baru.
Sanjhana merasa kecewa dan memikirkan cara untuk menyingkirkan Naku dari kehidupan Digu.
Kaka menyarankan Datta untuk pergi pada malam hari untuk bertemu Naku dan dia setuju.
Datta mencapai kamar Naku dan merasa sedih memikirkannya karena dia yang menderita Naku hari ini.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Nakusha Episode 174 part 2

0 Response to "Sinopsis Nakusha Episode 174 part 1 Diana"