Sinopsis Update

Sinopsis Nakusha Episode 143 part 1 Diana

Nana berdoa di PN.
Aai datang dan menyambut dia.
Baaji dan Suds meminta berkahnya.
Aai bercerita tentang unsur-unsur buruk yang menyebar di Patilwadi dan meminta jalan keluar.
Nana menjawab kursi kosong sangat bahaya dalam bisnis mereka.
orang-orang yang dulu takut Dutta dan sekarang menyebarkan sayap mereka.
fat perlu untuk bisnis mereka ada yang bisa membalasnya kapan saja mereka perlu mengisi kursi kosong.
dia bertanya apakah dia tahu seseorang yang bisa mengambil Tempat Dutta.
Baaji menyeringai.
Aai berpikir dia tidak melihat siapa pun Bisa mengambil tempat Dutta.
Baaji tampak kecewa.
Nana bilang mereka harus mengambil keputusan.

Aai berkata Dutta pasti akan kembali dan aku akan menunggunya.
Nana mengatakan aku juga percaya Dutta akan kembali tapi tetap saja mereka tidak dapat menunda keputusannya lagi.
Aai setuju untuk menunggu kapan dan sampai dia akan membantu Baaji dan Suds untuk mengelola Patilwadi.
Kembali ke basti,Digu duduk di dekat api unggun dan mengingat hari pertama Naku di basti.
lalu beberapa kejadian kebakaran dan kejadian dengan preman.
dan Naku memanggil nama Tuan dan dia ingat seorang wanita,beberapa Tuan memaksanya untuk melakukannya dan juga memukulnya dan mengucapkan tuan ialah segalanya untuk mereka.
dia juga ingat wanita itu yang memberinya harmonika dan dia bermain untuknya dan dia memainkan harmonika itu.
Naku bangun mendengarnya dan mulai berlari menuju suara harmonika.
pada saat bersamaan membangunkan mayi juga karena naku terikat dengan pergelangan tangan Mayi dengan dupatta.
Naku memintanya untuk membebaskannya sehingga Dia bisa pergi ke Tuan nya.
tapi Mayi menghentikannya dengan mengatakan kalau dia bukan Tuan_Mu,dia Digu dan dia seharusnya tidak mendekatinya dan mayi menyuruh Naku untuk tidur karena Tuan_Mu tidak ingin melihatmu dalam keadaan seperti itu.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Nakusha Episode 143 part 2

0 Response to "Sinopsis Nakusha Episode 143 part 1 Diana"