Sinopsis Update

Sinopsis Nakusha Episode 95 part 1 Diana


Sinopsis Nakusha Episode 95 part 1 Diana
Nakku memegang tangan Kala.

Naku " Terima kasih kalawathi.
Teruskan taktikmu.

Kala tidak mengucapkan sepatah kata pun.
Nakku meninggalkan tempat itu dan meninggalkan Kala kaget.

Naku mengingat saat Dutta menamparnya.
Dutta pulang dalam keadaan mabuk.
Naku melihatnya.
Dutta menuju dapur dan membuka kulkas dan mengambil makanan tapi piringnya terjatuh.
Saat Dutta akan mengambil piringnya,dia melihat bayangan yang ternyata ialah Nakusha.
Nakusha segera berlari mengambil piring yang jatuh.
Dutta meminta dilayani makan,Naku tersenyum senang dan menyiapkannya.
Naku menyuapi Dutta.
Naku ingat saat Dutta memberinya makan.

Naku melihat tangan Dutta terluka dan membawanya ke kamar.
Dutta berbaring di tempat tidur.
Nakusha mengobati tangan Dutta yang terluka.
Dutta tertidur,Nakusha menangis dan mengingat Dutta yang sering mabuk.

Saat pagi,Dutta terlihat masih tidur di kamar dan Nakku juga tidur di tangannya.
Naku bangun dan melihat Dutta yang masih tidur.
Naku mengingat lagi bagaimana Dutta menamparnya dan saat dia meminta makan.
Dia juga ingat saat Dutta menumpahkan kebenciannya lagi saat sadar dari mabuknya.
Naku melihat tangan Dutta yang menyentuh tangannya.
Naku coba melepaskannya dan pergi dari sana.

Kala mengingat perdebatannya dengan Nakusha semalam.
Kala menjadi gelisah dan berbagi rencananya dengan trio jahat
Dutta bangun melihat lukanya beserta melihat kotak pertolongan pertama,Lalu dia bangun dan mendapatkan telepon yang menginformasikan kalau mereka sudah melacak chaskar dan berlian.

Dutta " aku akan berurusan dengan Chaskar sendiri.

Dutta menatap dirinya sendiri di cermin dengan pistol di masing-masing tangan dan meninggalkan ruangan.

Naku berdoa dan melihat Dutta.
Dia berlari menghampirinya dan memberinya kalung dari patung dewa.

Naku " Tuan mempunyai begitu banyak musuh,ini akan melindungi Tuan.
Jika tidak untukku,Tuan bisa memakainya untuk ibu.

Ibu,Madhu dan Baji juga tiba.

Dutta " Aku sudah mengatakan kepadamu dengan saksama,kamu sudah membantuku dengan menyelamatkan hidupku,dan itulah mengapa aku tidak melempar kamu keluar dari rumah.
Tapi jangan beritahu aku apa yang harus aku lakukan dan tidak lakukan,karena kamu tidak memilikinya dengan benar.
Lain kali saat aku berangkat kerja,jangan tunjukkan kepadaku wajahmu itu.

Sud tiba dan mengatakan kalau dia tahu di mana Chaskar berada.
Dutta memintanya membawanya ke sana dan pergi meninggalkan Baji yang sedih dan terluka.

Salah satu dari orang-orang Chaskar datang dan mengatakan kepadanya kalau Dutta sudah membunuh beberapa anak buahnya.
Chaskar meminta orang-orangnya untuk bersantai.
Pedagang berlian duduk dengan Chaskar sedikit khawatir.
Chaskar meminta anak buahnya membawa teh untuk pedagang.

Chaskar " Aku tidak mencuri,aku mendapatkan berlian ini dari Dutta tapi aku tidak menembaknya.
Dia memiliki cukup banyak musuh.
Kamu tahu Chaskar tidak takut mati atau pada Dutta.
Aku ingin menguasai dunia,bawa aku mencapai kesepakatan dengan Dutta.

pedagang " Aku akan mencoba yang terbaik karena itu akan menguntungkan kita semua.

Naku masuk dengan sebuah paket untuk Madhu dan mengatakan kepadanya itu dari London.

Naku " apa yang mengganggumu?

Madhu " aku tidak suka cara kakak memperlakukanmu,dan apa yang dia lakukan dengan Baji hari ini.
Aku mulai kehilangan kepercayaan kepadanya dan sepertinya dia tidak memiliki hati
Naku " kamu tidak sadar,dia memiliki hati yang sangat besar dan semua orang di sini menghormati dia untuk itu,dia mencintai ibu dari hatinya dan Baaji ialah hidupnya,hanya saja dia sangat tenggelam dan terjebak dalam rasa sakitnya sendiri sehingga dia tidak punya waktu untuk menunjukkan cinta kepada orang lain,semuanya akan baik-baik saja
Madhu " apa yang membuat kalian berdua jauh?

Naku " dia mencintaiku tapi dia hanya marah,dia sudah menerima begitu banyak penghianatan dari Seema dan Supriya tapi dia masih percaya pada cinta dan pernikahan dan menikah denganku,hanya kecantikan yang dia benci.
Tapi dia akan datang dan kembali ke masa lalunya.

Madhu " kamu tidak marah padanya?

Naku " aku bahkan tidak pernah bermimpi untuk marah padanya.

Madhu " Kakakku sangat beruntung memiliki istri sepertimu dan aku akan berdoa kepada tuhan sehingga tidak ada jarak yang tersisa diantara kalian berdua.

Malam hari,Suds dan Dutta melihat bayangan dan lari mengejar pria itu dan membidiknya tapi kemudian dia kabur dengan mengalahkan para penjaga dan semuanya.
Naku keluar menyeka rambutnya dan Dutta melihat dia dan Kala tiba.

Kala " apa yang terjadi?
Kudengar ada yang melompat dari ruanganmu.
Naku,apakah kamu melihat seseorang?

Naku " aku sedang mandi dan saat aku keluar,tuan ada di sini.
Itu pasti tindakan beberapa orang yang mencoba menakut-nakuti.

Dutta berteriak pada Baji.

Dutta mengecam Baaji.

Dutta " apa yang kau lakukan?
Kau ada ada di rumah,apakah kau sedang mabuk?
Saat diwali seseorang meracuni manisan dan kau tidak tau.
Seseorang yang menembakiku di pestaku dan kau tidak tahu apa-apa.
Sekarang seseorang masuk ke kamarku dan kamu juga tidak tahu apa-apa,kamu di panggil sebagai tangan kananku dan duduk disini,kamu memaksaku untuk berpikir kamu tidak ingin menjalankan bisnis ini,kamu tidak ingin melakukan apa-apa.
Apakah kamu ingin meninggalkanku?
Jika ini masalahnya kamu bisa pergi,aku juga tidak butuh kamu.

Baaji benar-benar sakit,dia memohon pada Dutta untuk memberi kesempatan.

Dutta " Aku juga memberimu kesempatan sebelum ini,Sebelum itu juga kamu mendapat kesempatan.
Bagaimana jika hidupku?

Dutta tersadar apa yang akan dia katakan dan berhenti.
Kala ikut campur
Kala " biarkan dia pergi.

Dutta " dalam bisnis kami bahkan kesalahan kecil bisa merugikan nyawa seseorang.
Ini masalah keamanan rumah,bagaimana jika orang itu membawa bom dan bagaimana jika bom itu akan meledak?
Aku tidak bisa menunjukkan wajah kepada siapa pun.

Baaji datang dan meminta kesempatan lain.
Dutta bertanya kepada Suds tentang pria itu.

Suds " aku sudah mengirim Gaikwad di belakang,dia akan segera tertangkap
Dutta " Mulai hari ini keamanan rumah akan menjadi tanggung jawab Sud.

Kala mencoba menghibur Baaji tapi dia pergi.
Kala pergi ke Naku
Kala " aku menembak dua tujuan sekaligus,aku membuat bekal untuk Dutta.

Chaskar merasa tegang karena tidak ada yang ingin membeli berliannya,mereka semua takut pada Dutta.

Chaskar " Phattu,bagaimana masalah kompromi dengan Dutta.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Nakusha Episode 95 part 2

0 Response to "Sinopsis Nakusha Episode 95 part 1 Diana"