Sinopsis Update

Sinopsis Nakusha Episode 102 part 3 Diana


Sinopsis Nakusha Episode 102 part 3 Diana
Baaji menembak dua kali lagi dan akhirnya putaran kelima.
Ekspresi Dutta berubah.
Baaji siap untuk menarik pelatuk kelima kalinya,dia berhenti sejenak,melihat-lihat Dutta untuk yang terakhir kalinya dan mencoba menarik pelatuknya dan Dutta memegang tangan Baaji dan mengarahkan peluru ke atap.
Dutta sangat sedih dan marah pada Baaji karena berperilaku seperti itu,dia menatap dengan penuh rasa sakit di matanya.
Baji tersenyum.

Baaji " Sekarang kamu tahu apa yang bisa aku lakukan untukmu.

Dutta memaksa tangan Baaji ke bawah,dengan tatapan marah
Dutta " cukup,sekarang hentikan itu.

Baaji terus tersenyum dan mengangguk
Baaji " Kakak harus menghentikanku bukan?

Suds hanya melihat,Dutta lalu melihat kembali Suds dan pergi.
Suds terlihat malu.
Baaji mengambil satu botol lagi di tangannya.

Dutta masuk ke kamarnya,berjalan ke dinding di dekatnya,dia meletakkan tangannya di dinding karena tidak dapat berdiri tegak,ia terpengaruh oleh emosi,ia mengingat ucapan Baaji di bar.

Baaji " Aku tidak pernah berpikir akan datang suatu hari ketika Dutta akan dapat hidup tanpa Baaji dan Baaji tanpa Dutta.

Dutta tidak dapat menahan kemarahan ini,dia memukul tembok dengan frustrasi.
Dutta terus mengingat,ejekan Suds mengatakan tangan kanan Bhaou menjadi basi,dia menutup wajahnya dengan malu.
Dia kemudian mengingat tembakan peluru.
Dutta berdiri sambil merenung.

Ibu datang ke kamar Dutta dan dengan cemas menarik Dutta menuju Dia.

Ibu " Aku mendengar suara peluru,apakah semuanya baik-baik saja?
Dimana Baaji?
Apakah dia baik-baik saja?
Apa kamu baik-baik saja?

Dutta " Dia baik baik saja bu dan aku juga baik-baik saja.

Ibu " Baiklah,kamu beristirahat saja.

Ibu berbalik untuk pergi.

Dutta " Ibu,maukah kamu tinggal bersamaku sebentar?

Ibu berbalik dengan mata berkaca-kaca,mengangguk berkata,iya.
Mereka berjalan menuju tempat tidur Dutta.
Dutta ke tempat tidurnya tak berdaya.
Ibu duduk di sampingnya dan terus menatapnya seolah-olah dia menunggunya untuk mengatakan isi hatinya.

Dutta " ibu biasa menceritakan sebuah cerita saat aku masih kecil.
Seorang anak mengambil hati ibunya dan mulai berlari melewati hutan,dan saat berlari.
Hati ibu di tangannya bertanya kepadanya,'Nak,kamu baik-baik saja?
Aku harap kamu tidak terluka,aku sudah sangat mengganggu ibu kan?

Ibu menatapnya dengan mata berkaca-kaca.

Dutta " Aku tidak mendengarkan apapun yang ibu minta dan ibu masih saja datang kepadaku menanyakan apakah aku baik baik saja atau tidak.
Aku tidak memiliki kekuatan untuk menanggung beban lagi,aku seperti anak kecil.
Dapatkah aku tidur di pangkuan ibu?
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Nakusha Episode 102 part 4

0 Response to "Sinopsis Nakusha Episode 102 part 3 Diana"