Sinopsis Sandya Episode 80 Part 2 By Sandya Indosiar
Bhabo bertanya apakah sandya hanya membaca tanpa mengerti isi kitab yang dia bacakan.
Sandya menjawab tidak.
bhabo kemudian panjang lebar menjelaskannya
Vikram menyeret Mohit keluar dan terus menanyakan dari mana dia mendapatkan uang untuk membeli laptop tersebut.
Semua keluarga kaget mendengar kegaduhan mereka berdua.
Vikram " aku menemukan laptop di kamar mohit dan bertanya-tanya apakah mohit telah mencuri uang untuk membeli laptop tersebut.
Vikram berkali-kali menampar Mohit.
Suraj datang dan menghentikan Vikram.
Suraj meminta Mohit untuk mengatakan kebenaran.
Mohit " aku mendapatkan uang dari Sandya.
Sandya membalas dengan jelas kalau dia memberikan uang untuk biaya les komputer bukan untuk membeli laptop.
Sandya bertanya bukankah kemarin Mohit telah memberitahukan ke Bhabo tentang hal ini.
Bhabo menampar Mohit
Bhabo " mengapa Mohit menggunakan uang Sandya,
apakah orangtuanya terlalu miskin ?
Mohit menjawab Sandya lah yang memaksanya menggunakan uang tersebut karna Sandya tau tidak ada satu orang pun di rumah ini yang mengerti nilai pendidikan.
Mohit " Sandya menyuruhnya membeli laptop agar dapat menunjang kursus komputernya.
Sandya kaget tak percaya apa yang didengarnya
Mohit " aku setuju membeli laptop tapi tidak pernah menggunakannya.
Vikram bertanya lantas mengapa laptop tersebut ada di kamar Mohit.
Mohit mengatakan kepada Sandya kalau dia tidak bisa berbohong
Mohit " Sandya lah yang menggunakannya.
Chavi yang melihat semua ini,
sadar kalau Mohit berbohong tetapi dia juga terkesima melihat kelihaian Mohit dalam menyalahkan Sandya
Sandya membela diri
Sandya " aku memberikan uang ke mohit karna berpikir Mohit tertarik untuk mengikuti les komputer.
Meena menyindir
Meena " tanpa maksud apa-apa dan mengetahui yang sebenarnya Sandya memberikan uangnya begitu saja ke mohit.
Sandya " aku tidak berniat macam-macam apalagi ini Mohit,
kerabatnya sendiri.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Sandya Episode 80 part 3

0 Response to "Sinopsis Sandya Episode 80 Part 2 By Sandya Indosiar"