Sinopsis Sandya Episode 28 By Diana
Chaturi menceritakan kalau kakaknya Sandya, Ankur juga pernah membeli manisan di toko Suraj.
Suraj membuka hadiah yang disiapkan oleh Bhabo sebelumnya dan diberikan ke kerabatnya tersebut.
Foto Suraj yang sedang membuat manisan terpampang di dinding, Nama suraj juga menjadi bagian nama toko tersebut.
Pemilik toko menyarankan Suraj memberikan manisan yang baru dibuatnya untuk Sandya.
Suraj kemudian merobek halaman buku pemberian Sandya dan menaruh manisan disitu.
Sandya terluka.
Suraj kemudian menyuapi Sandya, Bhabo dan bhabhasa secara berurutan.
Sandya diajak untuk membuat manisan bersama.
Sandya hanya diam mengikuti intruksi Suraj
Di kuil, Suraj dan Sandya melakukan ritual Hawan, Bhabo menyuruh Sandya untuk meminum air suci yang diberikan Sandya.
Sandya yang gelisah tiba tiba berdiri dan mengatakan dia tidak menerima pernikahan ini.
Bhabo, Bhabhasa dan Suraj syok.
Sandya mengatakan sebuah perkawinan harus memiliki dasar yang kuat, harus memiliki mimpi yang sama dan lainnya.
Kalau dia tau Suraj hanyalah penjual manisan maka dia akan menolak pernikahan ini sejak dulu.
Suraj menangis mendengar perkatan Sandya.
Bhabo mengatakan keluarga mereka tidak pernah berbohong padanya.
Tetapi Ankurlah dalang semua ini.
Bhabo kemudian menuduh Orang tua Sandya tidak bisa mendidik anak mereka dgn baik dan mengajarkan mereka untuk berbohong.
Sandya tiba-tiba terbangun dari lamunannya.
Bhabo memberikan hadiah dan memberkati mereka.
Suraj dan Sandya kemudian melakukan ritual berjalan mengelilingi kuil.
Suraj terus berbicara tentang impiannya hidup bahagia bersama Sandya dan keluarganya.
Sedangkan Sandya larut dalam pikiran sendiri.
Vikram dan Meenakshi pulang dari Bioskop.
Mereka kaget melihat pintu rumah yang rusak dan perabotan yang berantakan.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Sandya Episode 29

0 Response to "Sinopsis Sandya Episode 28 By Diana"